SYAFIQ FATUR ROHMAN MENUNGGU ITU MELELAHKAN Langsung ke konten utama

MENUNGGU ITU MELELAHKAN

MENUNGGU  ITU MELELAHKAN


            (Senin , 19  maret 2018) merupakan titik puncak perjuangan pelajar  SMP N 1 BATURETNO , karena pada hari itu akan dilaksanakan pembagian laporan hasil belajar atau biasa kita sebut rapor. Namun ada suatu hal yang menarik , satu  kelas yakni kelas 8B tampak biasa- biasa saja dalam menghadapi hal tersebut , jam pertama kami mengikuti pelajaran penjasorkes, dua siswa mengambil bola voli , namun ternyata olahraga yang akan diaksanakan bukanlah permainan bola voli , namun permainan senam lantai. Sontak  siswa  laki- laki yang tadinya bersemangat untuk melaksanakan per mainan bola voli terlihat lesu dan tidak bersemangat
            Jam olahraga pun telah usai ,  kami langsung menuju kantin untuk melepas lelah , lapar , dan dahaga yang telah melanda selama jam olahraga berlangsung, setelah puas jajan di kantin , kami langsung bergegas untuk berganti pakaian mengingat waktu yang sangat pendek . Setelah berganti pakaian dan memakai sepatu kami berada dalam kelas sambil menunggu guru yang akan mengajar , salah satu siswa mengeluh karena menunggu  pembagian rapor yang masih lama ,  dan saya pun juga merasakan hal yang sama seperti teman saya yang mengeluh .
            Pelajaran jam ke-4 pun masuk , pelajaran yang  dimaksud adalah pelajaran matematika , salah satu pelajaran yang dianggap rumit dan membosankan bagi sebagian besar siswa . Rasa kantuk dan lesu pun melanda para siswa , banyak siswa yang tertidur dalam kelas , contohnya : (jangan sebut merek) . Tidak terasa 2 jam telah usai saya pun mengajak Gumilang (salah satu teman saya ) untuk pergi ke kamar mandi sekedar untuk membasuh wajah , setelah selesai membasuh wajah kami langsung bergegas kembali ke kelas , saat berada di jalan kami bertemu Bu Sumiyatin , beliau adalah wali kelas 8B yang selalu memberikan motivasi  dan dukungan bagi kami siswa 8B , saya pun berlari menuju kelas dan memberi tahu  bahwa pembagian rapot akan segera dilaksanakan . Sontak beberapa siswa langsung histeris , ada yang kaget , menangis , bahkan tertawa terbahak –bahak , setelah itu Bu Sumiyatin memasuki kelas yang gaduh dan kotor itu , seketika semua siswa terdiam membisu .
            Tidak langsung membagikan rapor , Bu Sumiyatin masih mengevaluasi jalannya PTS yang dilaksanakan minggu lalu . Sungguh  melelahkan bukan? Setelah  sekian lama menunggu akhirnya saat yang ditunggu pun tiba , pembagian rapor yang hasilnya cukup mencengangkan bagi setiap siswa , namun saya tetap bersyukur terhadap apa yang saya peroleh dari jerih payah saya sendiri.Setelah semua rapor telah dibagikan , semua siswa bergegas pulang dengan hati yang gembira , tetapi masih ada yang pulang dengan hati yang tidak gembira .  Berapa pun nilaimu syukurilah .  So , benar kata perempuan bahwa  menunggu itu melelahkan. SEKIAN

 

Komentar

Posting Komentar